Musim Sedekah Haji, Harga Telur Ayam Melonjak Naik

Musim Sedekah Haji, Harga Telur Ayam Melonjak Naik

MUSI RAWAS – | Menghadapi musim sedekah Haji, harga kebutuhan pokok Telur Ayam diperjual belikan sejumlah pasar tradisional Kabupaten Mura melonjak naik. Telur ayam biasanya seharga Rp. 37 ribu, sudah sepekan ini harganya naik menjadi Rp. 50 Ribu perkarpetnya.

Sumarni (35) salah satu pedagang telur ayam, Pasar tradisional B. Srikaton Tugumulyo menyebutkan. Sudah sejak pasca lebaran Idul Fitri, hampir sebagian besar harga kebutuhan pokok mulai dari cabe, bawang, sayur mayur mengalami kenaikan  harga.

Sama halnya, dengan menghadapi musimnya sedekah musim keberangkatan ibadah haji semua harga kebutuhan pokok jumlah permintaan tinggi dengan di ikuti gejolak kenaika harga, seperti saja harga telur ayam harganya lonjal naik hampir setiap harinya.

“Untuk telur ayam, kita beberapa minggu terakhir lumaya ramai walaupun dengan hadapi musim haji. Telur Ayam dijual dengan harga naik Rp. 50 ribu, pembelinya alhamdulilah lumaya,”terang wanita menetap di desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo ketika dibincangi sela-sela aktivitas berjualan. Rabu (10/7) siang.

Bukan cuma telur ayam harganya naik dimusi haji. Sejumlah bahan pokok, diataranya tahu dan tempe walaupun kenaikanya hanya sedikit.

“Telur memang setiap tahun kalau musimnya sedekah memang alami kenaikan. Apalagi nanti ketika H-1 lebaran Idul Id bisa-bisa sampai 75 Ribu perkarpetnya. Tetapi, biasanya kenaikan tidaklah lama, kemudian harga kembali normal,” bebernya.

Sementara Sulastri (25) warg Kelurahan B Srikaton Tugumulyo mengatakan naiknya harga telur sudah biasa. Asalkan saja, stok telur ayam jangan sampai habis.

“Yang penting, walaupun harga sedikit mahal. Asalkan masih bisa terjangkau dan stok aman kita warga apalagi ingin sedekah tidak terhambat hanya karena telur ayam dipasaran tidak ada,”tukasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *