Dukung Kelancaran Tugas, Polres Mura Dibantu Operasional

Dukung Kelancaran Tugas, Polres Mura Dibantu Operasional

MUSI RAWAS – | Guna berikan dukungan kelancar tugas polri, terutama bagi personil jajaran kepolisian resort (Polres) Mura. Segera pemerintah kabupaten (Pemkab), berikan bantuan operasional. Demkian disampaikan Bupati Mura. H. Hendra Gunawan dalam kesempatan syukuran HUT Bhyangkara ke-73 Polres Mura berlangsung halaman upacara Polsek Muara Beliti. Rabu (10/7) siang.

Dikataka Hendra, dikesempatan puncak peringatan korps bhayangkara tahun ini. Selaku kepala daerah pihaknya berikan apresiasi jajaran Polres Mura selama ini telah berikan pengabdianya yakni mampu bersinergi menjaga kondusifitas kamtibmas wilayah hukum kabupaten Mura.

“Selama Hut Byangkara ke 73 jajaran kepolisian Republik Indonesia terkhusus Polres Mura. Terlebih dengan, sinergi mendukung Pemkab Mura wujudkan misi Mura Sempura, bersama mendukung warga masyarakat sejahtera, mandiri, produktif, unggul, Nyaman dan Aman,” ungkap Hendra.

Lebih jauh, dengan semangat sinergi pihaknya terus berupaya berikan dukungan terhadap kinerja jajaran polri dan TNI.

“Kita ketahui bersama, dengan peran TNI dan Polri kita seluruh warga masyarakat kabupaten merasakan suasana yang kondusif dalam setiap kegiatan baik tingkat daerah, nasional maupun internasional. Sebab, tanpa ada dukugan dan motivasi TNI- Polri semua kegiatan tidak berjalan lancar dan aman,” bebernya.

Adapun, untuk mendukung semuanya. Hendra Gunawan menuturkan pihaknya segera berikan dukungan bantuan operasional TNI dan Polri.

“Sebagai bentuk perhatian pemerintah, pastikan kita pemkab segera berikan bantuan operasional lapangan, bertahap bantuan diberikan mulai dari Polres maupun di Polsek, yang semuanya tujuan menunjang kelancaran tugas kepolisian dan tentu saja semoga dikabulkan oleh wakil rakyat,” tandasnya.

Sementara untuk serangkaian kegiatan syukuran HUT Bhayangkara ke 73 Polres Mura. Sebagai Irup Upacara Syukuran Dandim 0406 MLM Letkol Inf Eko Setiawan. Dimana dalam kesempatanya Dandim membacakan amanat Kapolri Jendral Pol H Tito Karnavian.

Dalam kesempatan puncak HUT Bhayangkara Ke 73 tahun, jajaran polri dalam kesempatan telah bekerja. Sehingga, menjadi sorotan utama menyangkut capaian yakni diterimanya pengargaan Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan terhitung 6 tahun terakhir sejak 2013 hingga 2018.

“Kemudian juga dengan, peningkatan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah polri, dari 72,11 ditahun 2017 menjadi 74,08 ditahun 2018. Kemudian juga polri menerima Peningkatan indeks reformasi birokrasi polri, dari 73,65 ditahun 2017 menjadi 75,18 ditahun 2018, serta terwujudnya 69 zona integritas dilingkungan polri,” jelas Aan membacakan.

Tidak hanya itu, polri menyadari sepenuhnya, berbagai capaian tersebut tidak akan dapat diraih polri tanpa bimbingan dan arahan presiden beserta wakil presiden. Sekaligus dukungan dari lembaga tertinggi DPR, DPD, MPR mitra kerja, senior dan sesepuh polri dan tni, serta seluruh masyarakat indonesia, sehingga polri dapat melaksanakan tugas dengan maksimal. 

“Selanjutnya, polri juga siap menindak lanjuti lima intruksi presiden dan mempedomaninya dalam pelaksanaan tugas diantaranya.

Pertama, meningkatkan kualitas SDM Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya indonesia emas 2045.

Kedua, mengedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan masyarakat Kemudian, ketiga meningkatkan kualitas pelayanan publik modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan.

Keempat, meningkatkan propesionalisme dalam menegakkan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transfaran dan berkeadilan.

“Dan terakhir, memperkuat koordinasi dan kerjasama dengan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri,” tandasnya.

Kembali, Aan memaparkan, dalam kesempatan yang penuh kebahagian ini, kami mengucapkan terima kasih atas peningkatan tunjangan kinerja bagi personel polri bersama dengan TNI, sebesar 70% yang telah terlaksana selama 1 tahun, mulai dari tanggal 1 Juli 2018.

Hal tersebut berarti, bagi peningkatan kesejahteraan personel polri dan TNI, selaku polri dan tentunya bapak panglima TNI, memiliki visi yang sama untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas, menuntaskan tahapan pemilu 2019, hingga momentum pelantikan pada Oktober 2019 mendatang, serta memelihara stabilitas keamanan dalam negeri pasca pelantikan.

“Sehingga pemerintah dapat melaksanakan program-program pembangunan dengan lancar, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pendapataan,” tukasnya. | NRD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?