Musdes Jadi Krusial dalam Pengisian dan Pemberhentian BPD

Musdes Jadi Krusial dalam Pengisian dan Pemberhentian BPD

MUSI RAWAS – | Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas, Mefta Joni menyampaikan, masalah yang paling krusial mengenai pengisian dan pengangkatan anggota BPD desa terletak di Musyawarah Desa (Musydes).

“Dikatakan krusial musyawarah karena ada dua alternatif bisa ditunjuk dan dapat juga melalui pilihan masyarakat.

Bila harus pemilihan tentu ada persiapan terutama anggarannya. Jadi semua tergantung hasil musyawarah desa,” katanya, saat di bincangi usai pembukaan sosialisasi Perbub no 85 Tahun 2018 Tentang Petinjuk Pengisian dan Pemberhentian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di BLK Kabupaten Musi Rawas, Senin (08/07).

Ia melanjutkan aturan dua alternatif tersebut memang sudah diatur dari Peraturan Menteri, Perbub hanya turunan saja.

“Aturannya seperti itu, mengikut aturan diatasnya, mengenai anggarannya Rp 25 juta yang dibebankan ke APPBDes masing desa, ” tutup Mefta Joni. | *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *