Gelapkan Motor, Anak Angkat Dijebloskan ke Penjara

Gelapkan Motor, Anak Angkat Dijebloskan ke Penjara

MUSI RAWAS – | Terhenti sudah pelarian, Agus Rohadi (25) pemuda warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Harta Musi Rawas (Mura). Betapa tidak, setelah dua pekan lebih menghilang alias buron usai jalankan aksi gelapkan unit sepeda motor milik korban Sutimin (56) petani warga Dusun I Desa Suka Karya, Kecamatan STL Ulu Terawas. Tersangka tidak lain anak angkat korban tak berkutik diringkus tim buru sergap (Buser) Polsek BKL Ulu Terawas sedang bersembunyi disebuah kolam ikan milik temannya, kemarin (29/6) malam.

Tertangkapnya pelaku sendiri, semua didukung informasi masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku. Kemudian, dipimpin Kapolsek BKL Ulu Terawas Iptu Arpan melakukan penyidikan atas perkara tersebut langsung  bergerak dan menyergap. Selanjutnya, tanpa perlawanan pelaku digelandang ke Mapolsek guna mempertangung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Terawas, Iptu Arpan membenarkan adanya kejadian tindak krimnal penggelapan sepeda motor, diduga pelaku AR yang memang sempat buron, akhirnya berhasil diamankan..

“Benar kita telah ungkap perkara penggelapan sepeda motor, dan pelaku sendiri yang sempat buron berhasil kita tangkap. Setelah dicek, pelaku memang sudah merupakan spesialis yakni kurang sudah lima kali masuk kedalam laporan (LP) polsek,” terang Kapolsek.

Lebih jauh, Arpan menjelaskan dalam menjalankan aksinya pelaku berpura-pura meminjam sepeda motor. Selanjutnya, sepeda motor tidak dikembalikan.

“Kalau dari keterangkan korban,  aksi pelaku  gelapkan motor yakni pelaku menemui korban di kolam milik korban. Berselang tak lama berbincang, pelaku meminta izin meminjam sepeda motor dengan alasan ingin membeli busi dan menolong temannya yang motornya mogok ditengah jalan,” jelas Arpan.

Kemudian selanjutnya, sambung Arpan setelah pelaku mendapatkan pinjaman sepeda motor langsung pergi, dan hingga beberapa hari korban menunggu. Sepeda motor pun tak kunjung dikembalikan, sedangkan dari pengakuan pelaku ketika di introgasi kalaulah sepeda motor dipinjamnya sudah dijual ke temannya seharga Rp. 2 juta.

“Semulanya korban setelah kejadian telah mendatangi kediaman pelaku. Tetapi, pelaku tidak ada ditempat. Dengan merasa tidak terima korban melaporkan kejadian dengan mendatangi SPKT polsek.

“Akibat kejadian tersebut, korban ‎kehilangan satu unit Motor Honda Beat tahun 2016 Nopol BG-2959-HT, warna merah putih,” bebernya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?