Mr X Rupanya Korban Pembunuhan, Satu Pelaku ditangkap

Mr X Rupanya Korban Pembunuhan, Satu Pelaku ditangkap

MUSI RAWAS – | Petugas jajaran satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Mura, berhasil mengungkap misteri ditemukanya mayat laki-laki tersangkut tumpukan sampah aliran Sungai Kelingi. Mayat semulanya ditemukan tanpa identitas alias Mr. X teryata  ketahui bernama, Kelvin (15) seorang pelajar SMP warga Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) yang tewas menjadi korban pembunuhan.

Tidak hanya itu, hanya berselang delapan jam kejadian penemuan mayat. Satu dari empat pelaku, DA (14) tak berkutik di ringkus tim buru sergap (Buser) Satres Polres Mura tengah berada kediamannya, Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti.

Kepada sejumlah wartawan, Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto membenarkan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, atas hasil pemeriksaan mayat yang kondisi tubuhnya penuh luka tusukan. Akhirnya, dengan petujuk personil bergerak mengamankan satu pelaku dan sekarang sudah ditahan di Mapolres Mura.

“Benar, tersangka DA sudah kami ringkus, dimana tersangka ini masih dibawah umur,” kata Wahyu ditemui ruang kerjanya. Kamis (20/6) siang.

Lebih jauh,  Wahyu memastikan, tersangka mengakui semua perbuatannya dihadapan penyidik. Kemudian, diketahui pelaku semuanya sudah‎ direncanakan sebelumnya di cucian mobil di Desa Muara Beliti Baru.

“Kalau pengakuan korbannya, aksi pembunuhan merencanakannya adalah HH beserta dengan yang lainnya, setelah dibunuh, l‎alu mayat korban mereka buang di sungai untuk menghilangkan jejak, ke‎mudian baru mengambil sepeda motor milik korban,” beber Wahyu.

Lebih lanjut, masih kata dia diketahui peran-pelaku diantaranya, DA ‎mengajak korban dari Jayaloka ke lokasi pembunuhan (tempat cucian) dengan iming-iming uang senilai Rp 1 Juta.

“Kemudian, HH ‎memukul korban sebanyak tiga kali di bagian bahu korban menggunakan kayu ‎bulat mengenai tengkuk korban hingga jatuh pingsan terkelungkup kemudian menarik korban ke tepi sungai setelah itu mengambil pisau dan menusuk korban,” tandasnya.

Selain itu, pelaku lainya inisial PI membalikkan badan korban menjadi terlentang dan menusuk korban menggunakan pisau berulang kali dan menyuruh HH mengambil karung dan bersama HH memasukkan korban ke dalam karung. Sedangkan, DI‎ berperan memukul korban yang sudah berada di dalam karung dengan menggunakan batu sebanyak lima kali.

“Selain nyawa korban dihabisi pelaku, sepeda motor korban‎ jenis Honda Beat warna putih hijau Nopol BG 2375 GA senilai Rp 4.000.000 dibawa kabur pelaku,” tukasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *