Mr X Tersangkut Tumpukan Sampah Sungai Kelingi

Mr X Tersangkut Tumpukan Sampah Sungai Kelingi

MUSI RAWAS – | Warga Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura) digegerkan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas alias Mr X  tersangkut tumpukan sampah tepian aliran sungai Kelingi, tepatnya didusun 4 desa tersebut, Rabu (19/6) pagi sekitar pukul 09.00 wib.

Kemudian, salah satu warga menginformasikan kejadian ke Badan Penangaulangan Bencana Daerah (BPBD). Selanjutnya, mendapatkan infromasi petugas BPBD turunkan personil TRC  bersama dibantu pihak kepolisian sektor (Polsek) Muara Kelingi kelokasi kejadian guna membawa mayat ke puskesmas Muara Kelingi.

Dari Informasi dihimpun, ditemukan Mr X pertama kali oleh salah seorang warga hendak pergi ke kebun. Dari kejahuan warga melihat ada sesuatu yang mengapung dan tersangkut diantara tumpukan sampah pinggir aliran Sungai Kelingi.

Kepala BPBD Mur, Faisol membenarkan adanya penemuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki tanpa identitas kondisi mengampung dialiran Sungai Kelingi.

“Benar, sekitar pukul 09.00 wib masyarakat terkejut dengan menemukan sosok mayat laki-laki mengapung dan tersangkut tumpukam sampah berada aliran sungai kelingi, Desa Petunang Kecamatan Tuan Negeri,” terangnya ketika dibincangi wartawan usai evakuasi mayat dipinggiran aliran sungai kelingi.

Lebih jauh, sambung Faisol memastikan mayat telah dievakuasi puskesmas dan kejadian sendiri sekarang dalam penyidikan pihak berwajib.

“Sampai sekarang belum diketahui identitas mayat tersebut. Namun sudah dibawa ke puskesmas, diduga korban tindak kriminal, semua  tengah dalam penyidikan pihak kepolisian,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Muara Keligi AKP Hendri Agus menjelaskan kejadian penemuan mayat. Pihaknya telah menurunkan personil, mendatangi lokasi kejadian lakukan evakuasi.

“Mendapatkan laporan adanya penemuan seorang mayat laki-laki, kita langsung turunkan personil. Mayat diperkirakan berumur 30-40 tahun dengan perawakan tubuh besar kenakan  kaos hijau kemeja coklat celana dasar warna hitam, bersama kalung berliotin warna pink dan gelang berwana pink,” bebernya.

“Mayat sudah dibawa ke puskesmas telah dilakukan pemeriksaan visum et Repertum. Kemudian, jenazah dikirim ke RS Sobirin Lubuklinggau,” tukasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?