Pernyataan Assisten I Muratara Dipermasalahkan Tokoh Pemuda

MURATARA – Dua Tokoh Pemuda Kota  Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara mendesak Bupati Musi Rawas Utara ( Muratara) M Syarif Hidayat untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Assisten I yang dinilai telah asal bunyi (Asbun) terkait perekrutan calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang sudah diberi Kode dan Dilingkari.

Hal itu diungkapan Ketua Aliansi Pemuda Pengawal Pembangunan Lubuklinggau (AP3L) Ahmad Tarsusi bahwa dirinya sangat kecewa dengan Assisten I, Tarmizi selaku pejabat tinggi Kabupaten Muratara terkait memgenai perekrutan Sekda melalui Assessment itu hanyalah formalitas dan nama bakal calon Sekda Kota Lubuklinggau sudah dilingkari dan diberi kode. Padahal jelas yang menentukan kelayakan untuk menjadi Sekda itu ialah Gubernur melalui Assessment yang dilakukan pihak Polda.

”Kami sangat sangat kecewa dengan Assisten I yang mengeluarkan cuitan bahwa perekrutan Sekda Kota Lubuklinggau satu tahun silam melalui sistem Assessment dinilai hanya formalitas dan nama sekda sudah dilingkari oleh walikota Lubuklinggau,” jelasnya.

Tarsusi juga menyampaikan bahwa pihaknya selaku perwakilan Tokoh Pemuda Kota Lubuklinggau sangat sangat kecewa dan geram atas ucapan Assisten I, karena tidak selayaknya hal yang tidak semestinya di ketahui publik di umbar karena saat dirinya sedang dilanda kegalauan atau memiliki masalah pribadi.

”Yang jelas kami minta kepada Bupati Muratara untuk mengambil langkah tegas kepada asisten I yang asal bunyi ini dan menarik lagi ucapan serta meminta maaf kepada pemerintah dan masyarakat Kota Lubuklinggau terkait ucapannya yang mengatakan bahwa perekrutan Sekda Lubuklinggau hanya formalitas,” tegasnya.

Hal Senada disampaikan Tokoh Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Kab. Musi Rawas Utara Sarvin Saputra bahwa dirinya merasa geram dan kecewa dengan Assisten I karena sudah melampaui tugas pokoknya selaku pejabat di Kabupaten Muratara apalagi sampai mengeluarkan statement yang bisa membuat kegaduhan di Kabupaten Musi Rawas Utara.

”Kami GPII mendesak Bupati untuk segera mengambil tindakan tegas kepada asisten I ini dan segera memberikan sikap permohonan maaf kepada pemerintah Kota Lubuklinggau dan Pemerintah Kabupaten Muratara terkhusus masyarakat yang sudah gaduh akibat isu bahwa nama bakal sekda sudah dilingkari dan diberi kode,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa apabila Bupati Muratara tidak segera mengambil langkah tegas kepada Assisten I, maka pihaknya akan turun kelapangan untuk mendesak secara langsung Bupati agar memberikan sanksi kepada pejabat  yang asbun.

”Ini bukan kali pertama Pak Tarmizi ini Asbun karena pada saat di Palembang pun saat rapat masalah perbatasan di Kecamatan Nibung pak Tarmizi ini sering asbun dimuka umum untungnya tidak terekam oleh wartawan dan kali ini terekam oleh wartawan atas ucapannya,

Jadi dari pada tambah gaduh lagi, Bupati harus mengambil langkah tegas dan kepada yang bersangkutan untuk segera menarik ucapannya serta meminta maaf karena sudah membuat kegaduhan,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya bahwa Kabupaten Muratara sedang di gaduhkan berita Assisten I  Muratara yang mengatakan bahwa bakal Sekda sudah dilingkari namanya dan Assessment hanya formalitas saja.

Sumber : databicara.com

Link : https://www.databicara.com/tokoh-pemuda-linggau-muratara-desak-bupati-ambil-tindakan-tegas-terkait-ucapan-asisten-i/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb