Sukseskan Forum Merdeka Barat

Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu Provinsi yang telah mendapatkan penghargaan sebagai provinsi dengan akuntabilitas terbaik nomor  4 seluruh Indonesia di Tahun 2017.

Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat Sumsel menjadi Provinsi yang seringkali dituju dalam pelaksanaan berbagai iven Nasional maupun Internasional.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar, saat menerima kunjungan Staf Presiden dan Kemenkominfo dalam Rangka Diseminasi Laporan Kinerja 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla di Ruang Tamu Sekda, Kamis, 10/1/2019.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan audiensi mengenai rencana empat rangkaian acara yang akan dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan terkait hal tersebut.

Rangkaian acara yaitu, Forum Merdeka Barat (FMB) 9, dialog publik, Forum Grup Diskusi (FGD), dan pertunjukan kesenian rakyat.

“Pemprov tentu akan mendukung penuh seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan melalui komunikasi, koordinasi dan administrasi yang baik,” ujarnya.  

Ia mengatakan bahwa pihak Pemprov juga akan mengadakan rapat lanjutan mengenai pelaksanaan kegiatan ini, terutama dalam acara utama FMB.

“Untuk kegiatan FMB 9 disarankan untuk dilaksanakan di Griya Agung karena mampu menampung audiensi sekitar 200 orang,” sarannya.

Acara utama FMB 9 akan dihadiri oleh OPD-OPD yang ada di Lingkungan Pemprov Sumsel dan rencananya akan dilaksanakan di awal Februari 2019.

Selain itu, Ia juga menyetujui agar kegiatan FGD dan dialog publik dapat dimeriahkan dengan booth-booth dari OPD-OPD Pemprov Sumsel.

Sementara itu, Perwakilan dari Kementerian Kominfo, Dewi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja Kantor Staf Presiden (KSP) yang bertugas merangkum Laporan Kinerja 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla sehingga dapat menilai capaian kerja di seluruh wilayah Indonesia.

“Kegiatan utama Forum Merdeka Barat (FMB) 9 adalah sebuah acara talkshow konferensi pers yang rencananya akan menghadirkan narasumber Gubernur Sumatera Selatan, Menteri, dan para ahli dengan pembahasan berdasarkan tema tertentu,” jelasnya.  

Ia berharap bahwa FMB dapat menghadirkan kurang  lebih 80-100 wartawan dan Pemred lokal dalam skala Sumsel hingga nasional.

Acara kedua dengan sasaran mahasiswa yaitu Dialog publik dan FGD. Kedua acara ini akan dilaksanakan dengan bekerja sama dengan pihak Universitas Sriwijaya.

Dialog publik  yang bersifat persentasi informal serta tanya jawab dalam durasi waktu kurang lebih 3 jam dengan narasumber yang berasal dari Kementerian, Pemprov, Pemkot, dan ahli.

Sedangkan Forum Grup Diskusi (FGD) yang bersifat terbatas dengan membahas tentang kritik dan saran dari stakeholder di daerah dengan menghadirkan narasumber terkait isu yang dijadikan tema pembahasan dan dihadiri oleh orang-orang yang berkompeten di bidangnya seperti Pemred, civitas akademik, dan asosiasi-asosiasi swasta.

“Penghadiran narasumber-narasumber ini dilakukan untuk mendapatkan Informasi yang kredibel, sehingga masyarakat tidak menerima informasi yang hoax dan tidak ada deviasi,” katanya.

Selanjutnya juga akan diadakan pertunjukan kesenian rakyat, yang ditujukan untuk menghibur dengan mengusung budaya-budaya yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, bekerja sama dengan Pemkot Palembang.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Plt Kepala Dinas Kominfo Sumsel, Jon Kenedy, didampingi Kepala Bidang PIP, Amrullah dan Kepala Bidang E-Gov Densyah.

MC Diskominfo Prov Sumsel/ PE/ Foto: TM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb