Sun. Jun 16th, 2019

Pembahasan RABPD 2019 Tergesa-gesa, Dalam Waktu 2 Hari

MUSIRAWAS – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas baru dimulai hari ini, Rabu (28/11).

Sementara waktu yang tersedia untuk pengesahan APBD 2019 tersisa dua hari lagi.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 38 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan APBD 2019, bahwa pengesahan APBD 2019 paling lambat satu bulan sebelum tahun anggaran berakhir, yakni selambat-lambatnya 30 November 2018.

Jika melewati batas waktu yang telah ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas terancam sanksi administratif.

Menurut ketua DPRD Musi Rawas Yudi Fratama, lambannya pembahasan APBD 2019 Kabupaten Musi Rawas dengan plapon Rp 1,9 Triliun ini disebabkan karena keterlambatan pihak eksekutif menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) tahun 2019.

“Semestinya sudah harus diserahkan pada Juni tadi untuk dibahas, tapi baru diserahkan 6 Oktober,” kata Yudi Fratama, usai memimpin paripurna pengesahan KUA-PPAS Musi Rawas tahun 2019, Rabu sore (28/11).

Yudi membantah keterlambatan pengesahan KUA PPAS 2019 ini disebabkan adanya tarik ulur kepentingan antara eksekutif dan legislatif.

“Tidak ada tarik ulur kepentingan, keterlambatan ini murni karena lambannya di serahkan dokumen KUA PPAS untuk dibahas bersama Banggar.Kalau untuk adanya usulan legislatif yang akan dimasukan pada APBD 2019, wajar saja, karena sudah melalui reses anggota dewan.Yang jelas untuk kepentingan masyarakat Musi Rawas,” kata Yudi.

Yudi juga optimis pengesahan APBD 2019 ini akan tepat waktu.

“Diagendakan pengesahannya tepat waktu pada 30 November 2019,” katanya.

Sementara itu diketahui rapat paripurna pembahasan RAPBD 2019 ini dilakukan sekitar 10 menit usai rapat paripurna pengesahan KUA PPAS .(IK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *