Setelah 11 Hari Dirawat Karena Kecelakaan, Dikabarkan Kadis Ketahanan Pangan Meninggal Dunia

MUSI RAWAS – Menjelang Isya’ tersebar informasi salah seorang pejabat Pemkab Musi Rawas yakni Ramdani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan telah meninggal dunia.

Info yang tersebar dari beberapa WA pribadi maupun grup seperti PWI KOMINFO MURA, INFORMASI NUSANTARA, Ramdani menghembuskan napas terakhir selepas Maghrib tadi setelah menjalani perawatan sekitar 11 hari lamanya di rumah sakit.

Ini salah satu kutipan di beberapa grup WA : “Berta duka, Innalillahi Wainnalillahi roji’un, Telah meninggal dunia Bpk Ir. Ramdanii, M.Si (Kadis Ketahanan Pangsn Kab Mura) ba’da magrib petang ini di RS Mohammad Hoesin Plg . Smoga almarhum di ampuni segala dosanya, diterima segala amal baiknya, dilapangkan kuburnya dan di masukkan ke dlm golongan org-2 yg husnul khotimah. Serta klrga yg ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan, keikhlasan dan keteguhan iman dan selalu dlm lindungan Alloh SWT….YRA..”

Dalam grup WA tersebut diinformasikan bahwa, Ramdani meninggal dunia di RS Muhammad Hoesin Palembang, tempatnya dirawat selama ini.

Sebagaimana dikutip dari Sripoku.com mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut dengan menghubungi Kepala Dinas Kominfo Musirawas M Rozak dan Kepala Badan Kepegawaian PSDM Musirawas Rudi Irawan. Kedua pejabat tersebut membenarkan, bahwa Ramdani meninggal dunia.

Diketahui sebelumnya, Ramdani mengalami kecelakaan pada Ahad (4/11/2018) sekitar pukul 08.45. Kendaraan Dinas Toyota Kijang Innova BG 1107 GZ yang dikemudikannya ditabrak oleh Bus NPM BA 7267 BO, diruas jalan lintas Sumatera (Jalinsum) depan pendopoan rumah dinas Bupati Musirawas di Kelurahan Jogoboyo Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau.

Saat itu, kendaraan yang dikemudikan Ramdani melaju dari arah Lubuklinggau dan akan berbelok kearah kanan, untuk masuk ke gerbang pendopoan rumah dinas Bupati Musirawas. Disaat bersamaan, tiba-tiba dari arah belakang ada bus NPM melaju kencang.

Tak terhindarkan lagi, bus tersebut menghantam mobil yang dikendarai Ramdani, tepat dibagian tengah atau pintu samping kanan depan, dekat pengemudi. Akibatnya, mobil terseret hingga naik keatas trotoar dekat rumah dinas bupati dan berhenti di trotoar tersebut.

Setelah kejadian, Ramdani langsung dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan pertolongan medis karena mengalami cedera akibat kecelakaan lalulintas tersebut. Setelah beberapa hari dirawat di Lubuklinggau, Ramdani kemudian dirujuk ke RS Muhammad Hoesin Palembang dan akhirnya dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (14/11/2018) selepas maghrib.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb