Serapan Beras Belum Optimal karena Petani Jual ke Tengkulak

BATURAJA – Perum Bulog Sub Divre III Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mengakui serapan beras dari tingkat petani hingga saat ini masih belum optimal, karena petani memilih menjual beras kepada tengkulak.

“Ini terjadi akibat sebagian besar petani tidak tahu keberadaan Bulog, karena selama ini petani menjual beras melalui mitra koperasi kami,” kata Kepala Bulog Sub Divre III Ogan Komering Ulu (OKU) Armansyah di Baturaja, Kamis (14/04/2016)

Hal tersebut, kata dia, menyebabkan komunikasi antara petani dan Bulog terputus sehingga mereka lebih memilih menjual beras kepada tengkulak.

Ia mengemukakan, pihaknya akan melakukan perbaikan jaringan dengan merangkul seluruh petani di OKU Raya sebagai upaya pencapaian target penyerapan beras agar dapat terpenuhi.

“Perbaikan ke depan kita akan merangkul petani secara langsung,” kata dia.

Hanya saja, untuk perbaikan membutuhkan waktu mengingat jarak tempuh antara Bulog ke tempat petani di tiga kabupaten yaitu OKU Induk, OKU Timur dan OKU Selatan cukup jauh.

“Ini menjadi kendala yang kami hadapi karena terlalu luasnya wilayah sehingga tidak terlihat sempurna,” ujarnya. 

Untuk itu, pihaknya sudah membentuk Satuan Kerja (Satker) pengadaan yang berfungsi mensosialisasikan keberadaan Bulog. 

“Mudah-mudahan petani menjadi mitra Bulog. Harapan kami juga kelompok tani bisa datang ke sini atau kami mendatangi untuk bersinergi,” ujarnya.

Sumber : Antara Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb