Kajari Lubuklinggau : Pelaksana ULP Harus Profesional, Pemenang Proyek Jangan Direkayasa

LUBUKLINGGAU – Kepala Kejaksaan Negeri Kota Lubuklinggau, Patris Yusrian Jaya mengingatkan, pelaksana Unit Layanan Pengadaan (ULP) di wilayah KotaLubuklinggau, Kabupaten Musirawas dan KabupatenMusirawas Utara (Muratara) agar bekerja secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Ditegaskannya, pelaksana ULP jangan coba-coba merekayasa pemenang setiap pengadaan proyek yang melalui proses ULP, jika tidak ingin berurusan dengan hukum.

“Intinya kami mengingatkan agar para pelaksana di ULP di tiga daerah tersebut (Lubuklinggau, Musirawas dan Muratara), untuk melaksanakan tugas secara profesional. Karena sudah masuk beberapa laporan dari peserta lelang pengadaan yang mengeluhkan kinerja ULP di tiga daerah tersebut,” kata Patris Yusrian Jaya, Rabu (13/4/2016).

Menurutnya, dari laporan yang diterima, ada dugaan pelaksana ULP merekayasa pemenang setiap proyek yang akan dikerjakan, dengan memberikan sejumlah persyaratan yang tidak masuk akal.

‎Misal, pelaksana ULP diduga meminta persyaratan yang tidak ada hubungannya dengan proyek yang akan dikerjakan.

‎”Ini yang tidak kita inginkan. Kalau kejadiannya seperti itu, artinya diduga pelaksana ULP telah merekayasa pemenang proyek. Jadi proses pelelangan yang dilakukan hanya untuk memenenuhi persyaratan saja,” ujarnya.

‎Ditegaskannya, bila ditemukan ada pelaksana ULP yang berusaha merekayasa pelelangan proyek, maka pihaknya tak segan-segan untuk memprosesnya sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

Laporan dugaan penyimpangan yang dilakukan pelaksana ULP akan langsung diselidiki kebenarannya.

Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan uang negara yang mestinya digunakan sesuai dengan kebutuhan dan diperuntukkan bagi masyarakat secara umum.

“Kalau ada yang berusaha untuk merekayasa pemenang proyek, maka langsung diproses hukum, karena memang pintu gerbangnya ada di ULP,” katanya.‎

Sumber : Sriwijaya Post

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb