Diduga Proyek BMKG Kenten di lahan sengketa

PALEMBANG, Jurnalindependen.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Satker : Stasiun Klimatologi Kelas I Kenten Palembang mengadakan Pekerjaan Pematangan Tanah, Pembuatan Turap dan Pemagaran Tanah Lokasi Jakabaring Banyuasin
nilai Pagu Rp 700.000.000,00.

Proyek tersebut berada di Lahan sengketa Milik alm Abubakar Rodiman. Ahli waris Abubakar Rodiman masih proses sidang banding di PTUN Medan melawan sertifikat Banyuasin a/n Tolha Hasan. ( https://www.jurnalindependen.com/lsm-pdn-laporkan-dugaan-gratifikasi-hakim-ptun-palembang.xhml.)

Kepala Stasiun kenten, Mohammad Irdam membeli tanah tersebut pada tahun 2015 dengan dibantu pengukuran oleh BPN Banyuasin,

“Sertifikat tanah tersebut a/n BMKG dibeli dari Erwin yang membeli dari Letkol. Zainuddin Oon, Sudah diukur dan di cek BPN Banyuasin” demikian penjelasan Mohammad Irdam, Senin (11/04/2016).

Info yang Kami dapatkan bahwa tanah tersebut milik alm Abubakar Rodiman seluas 2 hektar berdasarkan surat keterangan sawah 121/60 thn 1960 Plaju Darat Palembang. Berdasarkan PP No 23 tahun 1988 pasal 5 bahwa kel. Plaju darat masuk wilayah Palembang.

Gugatan Ahli waris Abubakar bin Rodiman tidak diterima di PTUN Palembang sekarang masih dalam proses banding di PTUN Medan.

“Kemaren kami baca hasil PTUN Desember 2015 pihak penggugat dinyatakan kalah. Penjelasan pak irdam. Silahkan dilanjutkan. Kami minta tanda terima berkas pengajuan” demikian keterangan dari Alfian, Direktur Pelaksana Proyek melalui media elektronik. Rabu (13/04/2016).

Sertifikat yang diterbitkan BPN Banyu asin adalah sertifikat Prona. Oknum Hakim PTUN Palembang sudah dilaporkan ke KPK.

” Oknum Hakim PTUN Palembang sudah dilaporkan ke KPK, semua akan Kami laporkan. Info kepala stasiun BMKG Kenten bahwa tanah diukur oleh oknum BPN Banyu asin sangat mencurigakan, BPN Banyu asin jelas tau lagi proses sidang, bagusnya Irdam BMKG melaporkannya ke pihak kepolisian biar jelas.” Demikian penjelasan Ahli waris Abubakar Rodiman diwakili Iwan Direktur PT BIS. Rabu (13/03/2016)

Sampai berita ini diturunkan, Kami belum berhasil menghubungi Ahli Waris Abubakar bin Rodiman, PTUN Medan dan Kepala BMKG Pusat, begitupun pihak pihak terkait lainnya (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb