Jangan Biarkan Pol PP Membelenggu PERS

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Ketua Yayasan PUCUK, Efendi sangat menyayangkan kejadian oknum Pol PP menepis kamera wartawan Metro TV saat akan meliput tes urine Kades pada 24 Maret 2016 lalu, di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Sumsel.

Semestinya hal tersebut tidak boleh terjadi, kata Efendi kemarin. Sikap oknum Pol PP Kabupaten Musi Rawas (Mura) tersebut sudah masuk ranah pidana, karena dalam menjalankan tugas, wartawan dilindungi Undang-Undang, bila dibiarkan perbuatan tersebut dapat membelenggu Pers.

“Apa yang dilakukan oknum Pol PP tersebut sudah mengarah kepada tindakan fremanisme. Mestinya Pol PP berdiri secara profesional, kapasitas dia bukan disitu. Tugas Pol PP menegakkan Perda dan keamanan lainnya, tapi bukan menghalangi peliputan wartawan,” ungkapnya.

Tindakan oknum Pol PP tersebut, lanjut Efendi belum diketahui apakah memang benar perintah atasan (atasan dimaksud siapa, red) atau karena masalah pribadi.

“Bila memang perintah atasan, kenapa mesti ditutup-tutupi kegiatan tes urine dadakan tersebut, jangankan sekelas Kades, Bupati saja beberapa waktu lalu di publikasi.

Kita mempertanyakan Standar Operasional Prosedur (SOP) Satuan Pol PP tersebut seperti apa?

Namun bila memang itu masalah pribadi antara kedua belah pihak, maka oknum harus ditindak tegas karena sudah mencoreng nama baik satuan, karena insiden ini sudah tersebar kemana-mana termasuk sudah disiarkan melalui televisi.

Mengenai hal ini perlu penyelidikan khusus. Jangan sampai terkesan Pol PP menjadi lembaga fremanisme kita tidak menginginkan hal itu,” papar Efendi.

Masih dikatakan Efendi, seperti selama ini sudah banyak tindakan fremanisme yang dilakukan oknum Pol PP, salah satu contoh atau bukti sikap fremanisme oknum Pol PP di Kantor Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Rawas. 

“Di kantor tersebut semua di ‘CUT’ wartawan tidak bisa konfirmasi demikian juga LSM tidak boleh bertemu, bahkan masuk kantor saja dilarang. Apa ini yang namanya demokrasi?

Itu masih memakai pola lama, yang masih mengkebiri media, intimidasi dan lainnya. Untuk itu perlu penegasan dari Pemkab Mura terhadap kinerja Pol PP, perlu ditingkatkan SDM, profesional dan disiplin yang tinggi.

Jangan sampai terkesan Pol PP ini sengaja ditabrakkan dengan Wartawan dan LSM, apa jadinya kalau di adu domba?” tutup Efendi. (fs)

Berita Terkait :

Dibalik Pelarangan Meliput Tes Urine, ada apa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb