Fasilitasi Dinkop UKM Gagal, Pengurus Koperasi Korpri Batal Hadir

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Pertemuan antara pengurus Koperasi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Musi Rawas yang lama dengan yang baru gagal hari ini, Rabu (16/03/2016) di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Musi Rawas.

Pihak Koperasi Korpri yang baru tidak hadir dalam pertemuan yang di fasilitasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Musi Rawas dengan alasan Koperasi Korpri sedang di audit independen.

Sekretaris Pengurus lama, Makmun menyampaikan kekecewaannya, karena pengurus baru yang diketuai Surahman tidak datang. Padahal ini momen penting untuk menyelesaikan permasalahan intern Koperasi.

“Kami sudah siapkan segala sesuatu, jangan sampai seperti selama ini kami dianggap tidak kooperatif. Semua data sudah ada termasuk berita acara penyerahan, bila memang dianggap tidak sesuai nantinya yang mana, akan kita jelaskan,” kata Makmun.

Sementara itu, Kuasa Hukum Pengembang Perumahan Griya Silampari Indah, PT Paku Alam, Kenny menyesalkan mengapa Pengurus Koperasi tidak datang untuk menyelesaikan permasalahan dengan pengembang.

“Memang ini masalah intern antara pengurus lama dan baru, tapi semestinya pihak koperasi tidak menunda untuk memperbaharui MOU.

Ada kesan sengaja mengulur waktu, bahkan beberapa waktu lalu telah memutuskan secara sepihak, ini jelas merugikan pengembang.

Bila ini terus berlarut tidak menutup kemungkinan kami akan mengajukan tuntutan hukum. Penunjukan PT Paku Alam sebagai pengembang itu dari Bupati Musi Rawas yakni masa itu H Ibnu Amin, kenapa malah Ketua Koperasi yang memutuskan sepihak,” jelas Kenny.

Menurut Kenny, pihaknya berharap Dinas Koperasi dan UKM dapat memfasilitasi pertemuan untuk mencapai mufakat, karena peran Dinas Koperasi merupakan pembina Koperasi Korpri, selain itu telah ada penunjukan dari Assisten II Setda untuk membantu dan memfasilitasi penyelesaian masalah intern Koperasi dan terhadap pengembang.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, H Muhammad Yamin mengatakan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi pertemuan untuk penyelesaian mufakat, mengenai dengan pengembang, ia berdalih tidak bisa mencampuri terlalu dalam.

“Fungsi kami sebatas pembina dan di undang pada Rapat Akhir Tahun serta bila terjadi pergantian pengurus. Bila diperlukan advis masukan, kami akan berikan masukan, sumbang saran dan lainnya terhadap kinerja koperasi,” tutup Yamin. (fs)

Berita Terkait :

PT. Paku Alam Ancam PTUN Pemkab Mura

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb