Tiga Pekan Buron, DM Bandit Bongkar Rumah Diringkus

Tiga Pekan Buron, DM Bandit Bongkar Rumah Diringkus

MUSIRAWAS – | Menghilang alias buron selama tiga pekan, usai jalankan aksi membongkar rumah menguras habis harta benda milik warga. Bukanlah jaminan bagi, Deni Maryansyah alias DM (20) pemuda warga asal Desa Batu Bandung, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas (Mura) bisa hidup tenang. Betapa tidak,  DM dikenal bandit spesialis bongkar rumah tersebut, tengah berkumpul kediaman kerabatanya tak berkutik diringkus tim buser unit reskrim Polsek Muara Beliti.

Mulanya, pelaku mencoba berkelit tidak mengakui perbuatannya. Namun, petugas dengan sigap memborgol pelaku menuju ke kediamannya. Kemudian, dari hasil pengeledahan dan penyisiran petugas mengamankan semua barang bukti (Bb) unit Playstation 2 Merek Sony, unit Handphone Nokia, Unit Tablet Advan warna Hitam milik korban Edi Chandra (30) pemilik rumah dibongkar merupakan  warga Desa Lubuk Besar, Kecamatan TPK.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti (BB) ditaksir sekitar Rp. 8 juta digelandang ke Mapolsek Muara Beliti.

Kapolsek Muara Beliti AKP Al Busroh membenarakan adanya penangkapan pelaku curat, yang beraksi dengan cara membongkar rumah milik warga kebetulan rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya. Penangkapan pelaku sendiri, semua berdasarkan hasil penyidikan atas laporan kejadian dilaporkan korban, Edi Chandra alias Can warga Desa Lubuk Besar Kecamatan TPK dengan dasar delik aduan LP/B22/V/2019/SUMSEL/RES.MURA/SEK.BLT Tanggal 14 Mei 2019. SP.KAP/16 /V/2019/Tanggal 08 juni 2019.

“Dari semua dilengkapinya bukti-bukti dan keterangan saksi. Kami dengan menurunkan personil unit reskrim lakukan penangkapan pelaku, keberadaan DM tengah berkunjung ke tempat kerabatnya. Pelaku tanpa lakukan perlawanan akhirnya bisa kita amankan,” terang Kapolsek ketika dibincangi sejumlah wartawan. Ahad (09/06) siang.

Lebih jauh, Al Busroh menegaskan dari hasil introgasi petugas penyidik. Pelaku DM mengakui semua perbuatannya, tertanggal 13 Mei 2019 sekira pukul 21.00 wib dirinya beraksi membongkar rumah korbannya, dengan merusak jendela samping. Kemudian masuk membawa seluruh barang diantaranya playstation, handphone dan tablet.

“Kalau dari hasil penyidikan pelaku mengakui semuanya. Dan dari hasil kejahatan, korban mengalami kerugian Rp.8 juta. Dan perkara kembali kita tengah lakukan penyidikan lebih lanjut, apakah pelaku sendirian atau bersama-sama dibantu orang lain,” bebernya. NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?