Konsleting Listrik, Ruang Kerja Wabup Mura Terbakar

Konsleting Listrik, Ruang Kerja Wabup Mura Terbakar

MUSIRAWAS – Kebakaran melanda Kantor Bupati Musi Rawas (Mura), berlokasi Muara Beliti. Kejadian kebakaran diduga konsleting listrik, hanguskan sebagian besar ruang kerja Wakil Bupati.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP-Damkar Mura, Samsul Djoko Karyono membenarkan adanya kejadian kebakaran kantor bupati, kebakaran terjadi diruang wakil bupati. Hingga sampai sekarang, kejadian diduga sementara akibat konsleting listrik bersumber fasilitas televisi yang menyambar keseluruh aliran listrik ruangan wakil bupati.

“Memang benar telah terjadi kebakaran kantor bupati. Tetapi, kebakaran sendiri hanya terjadi ruang kerja wakil bupati,” terangnya ketika dibincangi usai tinjauan lokasi kebakaran. Minggu (19/5) pagi sekitar 9.30 wib.

Dikatakan Samsul Djoko, kejadian kebakaran pertama kali diketahui security piket jaga sekitar pukul 01. 45 wib dini hari.

“Kebakaran tidaklah terjadi lama, dimana kebakaran sendiri pertama diketahui petugas security melihat asap muncul dari arah atas ruang kerja wakil bupati. Untungnya, kejadian cepat dilaporkan ke kita Satpol PP Damkar. Dan hanya dalam waktu 10 menit kita tiba ke lokasi api sudah bisa dipadamkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samsul Djoko menyebutkan semua pasca kejadian. Pihaknya, pagi sekitar pukul 07.30 wib bersama jajaran polres Kasat Intel dan Kasatreskrim mendatangi TKP.

“Kejadian kebakaran ini juga kami laporkan ke pihak berwajib. Kemudian, bersama-sama secara langsung Wakil Bupati Hj. Suwarti mendatangi kantor bupati. Pihak polres, Kasat Intel dan Kasatreskrim datang melakukan olah TKP, bersama mengecek rekaman CCTV berada diruangan kerja wakil bupati,” bebernya.

Tidak hanya itu, semua dari hasil pemeriksaan sementara kembali pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang-barang terbakar diruang kerja wakil bupati.

“Kalau untuk penanganan semua kembali ditangani pihak berwajib satreskrim polres Mura. Akan tetapi, semuanya jika hasil sementara kebakaran telah hangus ruang kerja, sejumlah fasilitas mulai dari unit TV tabung, unit reserver, rusaknya plafon, dinding kaca,” tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Hj. Suwarti membenarkan adanya kejadian kebakaran terjadi diruang kerjanya. Hanya saja, kejadian kebakaran sendiri tidak berlangsung lama dan cepat ditanggulangi.

“Benar, jika dini hari telah terjadi kebakaran ruang kerja wakil bupati. Mendengar kejadian terkejut, pagi saya mendatangi TKP mendampingi pihak kepolisian. Kemudian, untuk kerugian akibat kebakaran hangusnya sejumlah fasilitas, mulai dari ruangan TV tabung, reserver bersama terbakarnya plafon ruangan yang ditaksir berkisar Rp. 200 juta,” tukasnya. NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?