Program BUMN Terangi Garut, Warga Miskin Terbantu

GARUT  – Manfaat positif kinerja BUMN PT PLN kini semakin dirasakan oleh warga Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Melalui program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu, warga dapat membayar listrik menjadi murah dan aman.

General Manager PT PLN (Persero) Jawa Barat Iwan Purwana mengatakan, program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu merupakan upaya PLN sebagai koorporasi milik negara untuk menghadirkan daya listrik yang merata ke seluruh daerah di Tanah Air.

“Kita survey ada yang belum punya listrik, maka program elektrifikasi Jawa Barat 100 persen diinisiasi. Agar semakin merata masyarakat yang merasakan listrik,” ujar Iwan, dalam kegiatan dialog ‘Arti Kemerdekaan dari Jabar’ di Garut, Jawa Barat, Kamis (30/8).

Bermanfaatnya program yang diberikan PLN juga langsung diakui para tokoh masyarakat Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan. Khusus Desa Balewangi sampai akhir bulan ini sudah 41 keluarga tersambung listrik.

Sodik, salah satu masyarakat yang merasakan bantuan dari Program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis, menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada PLN sebab saat ini telah memiliki jaringan listrik yang aman dan biaya terjangkau.

Sodik mengatakan, sekitar 30 tahun lamanya dia harus menumpang listrik ke rumah tetangganya dengan biaya yang mahal mencapai Rp 125 ribu setiap bulannya.

“Sekarang (sejak adanya program PLN) hanya Rp 25 ribu, ini saja sudah sebulan belum habis,” ucap Sodik.

Kini dengan terlaksananya program kelistrikan dari PLN, Sodik menyampaikan, seluruh masyarakat di desanya merasa senang karena sudah dapat mengatur biaya listrik rumah secara murah dibandingkan levering (menumpang).

Hal yang sama juga dikemukakan tokoh masyarakat lainnya, Iyet, bahwa PLN komitmen memberikan fasilitas jaringan listrik secara merata di wilayahnya.

“Ada yang memang tidak punya listrik, ada yang punya tapi menumpang ke tetangganya. Bayar listrik tiap bulan ke rumah yang ditumpanginya,” kata Iyet.

Sebanyak 35 BUMN sepakat bersinergi membiayai penyambungan listrik bagi rumah tangga yang belum teraliri listrik secara resmi di Jawa Barat dan sekitar Banten sebagai bagian percepatan program peningkatan rasio elektrifikasi

Diketahui, PLN, Telkom, BRI, Pertamina, Bank Mandiri, BNI, Angkasa Pura II, Pelindo III, BTN, Pupuk Indonesia, Wijaya Karya, PT PP, PGN, Waskita Karya, Pegadaian, PTPN III, Antam, Jasa Marga, Jasa Raharja, Taspen, Airnav, Askrindo, Jasindo, ASDP Indonesia, Perum Bulog, Jamkrindo, Biofarma, Semen Indonesia, Hutama Karya, Kereta Api Indonesia, Dahana, Perhutani, Pindad, Pos Indonesia dan Jiwasraya, adalah BUMN yang andil pada program peningkatan elektrifikasi.

Pada tahun 2018 ini, ditargetkan sebanyak 103 ribu rumah tangga dapat teraliri listrik dengan perkiraan biaya mencapai Rp 56,9 Miliar. Khusus wilayah Garut, akan dialiri daya listrik sekitar 29.687 keluarga terdaftar dalam BDT dan sudah tersurvey. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb