Legislator Pertanyakan Impor Pangan Jelang Panen

JAKARTA – Efektifitas impor pangan kian menjadi pertanyaan yang muncul ke permukaan masyarakat, apalagi beberapa daerah di Indonesia sedang memasuki masa panen. Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menegaskaan kepada pemerintah untuk melakukan koordinasi lebih lanjut terkait menentukan kebijakan impor tersebut.

Pimpinan DPR RI Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) itu menambahkan, seharusnya Kementerian Perdagangan tidak semudah itu memutuskan untuk impor pangan. Tentunya hal ini akan merugikan para petani. Maka dari itu segala pemikiran mengenai kebijakan impor harus dipikirkan matang-matang.

“Tidak semudah itu melakukan impor. Nanti kalau impor ketika waktu panen raya tiba, akhirnya barang melimpah, itu malah mubazir. Sehingga segala pemikiran mengenai kebijakan impor harus dipikirkan matang-matang,” jelasnya saat ditemui di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (28/08).

Sejauh ini, politisi Partai Demokrat tersebut melihat bahwa koordinasi antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian dianggap tidak maksimal. Ia meminta komisi terkait untuk melakukan mediasi terhadap dua kementerian tersebut agar segera tercipta suasana yang kondusif.

“Koordinasi antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian jujur menurut saya kurang bagus. Dalam hal ini terbukti dari kasus kita ini, ketika panen kita juga tetap impor. Tentunya harus dilakukan mediasi agar tidak terus merugikan negara,” tegasnya.

Sebelumnya para petani garam dan petani gula mengeluhkan keputusan kementerian perdagangan yang tetap melaksanakan kebijakan impor di masa panen mereka sehingga membuat para petani tersebut khawatir akan mengalami kerugian. (eps/sf–DPR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb