Bupati Kukuhkan 30 Relawan Anti Narkoba

Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, Selasa (17/7/2018) selepas upacara peringatan HANI 2018 di halaman Pemkab Musi Rawas mengukuhkan Relawan Anti Narkoba sebanyak 30 orang yang ditandai dengan pembacaan dan penyerahan SK Pengukuhan dan penyematan Pin Anti Narkoba.

Pengukuhan Relawan anti narkoba ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Mura didalam memerangi peredaraan dan penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, Bupati juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNN Kabupaten Musi Rawas dengan delapan Organisasi Keagamaan dan Masyarakat Kabupaten Musi Rawas seperti Majelis Ulama Indonesia, Pengurus NU, Muhammadyah dan lainnya tentang Program pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Pengukuhan relawan anti narkoba dan penandatangan MoU ini juga disaksikan oleh Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti, Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantara, Kepala PA Lubuklinggau, Kepala Lapas Narkotika Muara Beliti, Kepala Kamenag Mura dan Pejabat di Lingkungan Kabupaten Mura.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan. Upacara ini diikuti oleh Wakil Bupati Musi Rawas, Kapolres Mura, Kepala BNN Mura, Kepala PA Lubuklinggau, Kepala Kemenag Mura, relawan anti narkoba Pimpinan OPD dan ASN di Lingkungan Pemkab Mura, Anggota TNI dan Polri serta Siswa SMA Muara Beliti.

Bupati Musi Rawas saat menyampaikan amanat Menkopolhukam, Jendral Wiranto mengungkapkan beberapa pesan penting bagi para aparat dan masyarakat yaitu perlunya strategi khusus dalam penanganan kasus narkoba ini, keseimbangan antara pendekatan penegak hukum dan pendekatan dari segi kesehatan. Keduanya memiliki tujuan yang berkesinambungan, memutus rantai peredaran dan rantai kecanduan melalui rehabilitasi

Dilanjutkanya, Peran masyarakat juga sangat penting, lihat tetangga kanan kiri kita. Jangan tutup mata jika ada kegiatan yang mencurigakan. Karena dari hasil penangkapan di lapangan, banyak rumah-rumah yang dijadikan gudang untuk menyimpan narkotika dalam jumlah besar.

Selain itu, usai membacakan amanat Menkopolhukam, Bupati Hendra Gunawan mengungkapkan Indonesia dalam keadaan darurat narkoba karena saat ini Indonesia menjadi mangsa empuk bagi para bandar besar yang terorganisir dengan baik. Peredaran tidak hanya dari darat, tapi bisa juga melalui laut dan udara.

Peran aktif BNN kabupaten Musi Rawas juga sangat penting, dibantu dengan ASN mari kita sama-sama perangi peredaran narkotika dan awasi daerah tempat kita tinggal dan bekerja.

Bupati memghimbau seluruh element jangan acuh tak acuh jika ada orang yang sekiranya berkaitan dengan narkotika, baik pengedar atau pengguna. Segera laporkan pada pihak berwajib.

Selain itu, Bupati mengemukakan keinginannya untuk menjadikan kabupaten Mura sebagai daerah yang Bersih dari Narkoba, namun untuk mewujudkannya dibutuhkan dukungan dan komitmen semua pihak yang bertekad dan bersama-sama memberantas narkoba.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb