Dewan Minta Pemerintah Atasi ‘Blank Spot’ di Wilayah Musi Rawas

LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.co.id –
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, A Hafidz Thohir minta kepada Pemerintah untuk memfasilitasi dan mengatasi ‘blank spot’ yang ada di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

“Saat ini Kades dan masyarakat desa masih kesulitan mengakses informasi, terlebih untuk menerapkan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Hal ini karena masih banyak wilayah desa ‘blank spot’ atau tidak terjangkau sinyal seluler,” kata Haifdz Thohir saat konferensi pers dengan para awak media, usai Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes, Senin (09/04) di Bagas Raya, Lubuklinggau.

Pemerintah harus mengupayakan, sambungnya agar akses internet dapat menyentuh seluruh pelosok desa di Kabupaten Musi Rawas.

Sehari sebelumnya, Kadis Kominfotik Kabupaten Musi Rawas melalui Sekretarisnya, M. Rozak mengatakan pihaknya sudah mengupayakan agar ‘blank spot’ ini dapat diatasi dengan mengundang pihak swasta memasang tower eluler bersama.

“Kita sudah mengajukan permintaan, namun dari pengajuan tersebut ada belum karena kelengkapan data yang masih kurang.

Ada lima kecamatan yang belum melengkapi data. Data itu diantara meliputi jumlah penduduk, luas wilayah dan lainnya,” jelasnya.

Sedangkan Kabid Infrastruktur Teknologi Komunikasi dan Informasi Diskominfotik, Yudhi Cahyadi mengatakan rata 50 persen desa di Kabupaten Musi Rawas masih ‘blank spot’ dan sinyal lemah. (fsl).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb