Oknum Security Lonsum Setubuhi Keponakan Bawah Umur Hingga Hamil

MURATARA – Oknum security PT PP Lonsum Bukit Hijau, RD (39) diringkus anggota Polsek Rawas Ilir, Jum’at, (30/03).

Warga Dusun III Desa Tanjung Raja Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara ini diduga menyetubuhi anak dibawah umur hingga hamil lima bulan.

Korban merupakan keponakannya sendiri sebut saja Mawar (14), yang masih berstatus pelajar SMP.

RD berhasil diringkus anggota Polsek Rawas Ilir tanpa perlawanan, saat pelaku sedang piket sebagai security di pos jaga PT PP Lonsum Bukit Hijau.

Kapolres Musi Rawas  AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Rawas Ilir IPTU Denhar, Sabtu, (01/04) mengatakan, penangkapan terhadap RD setelah pihaknya mendapatkan laporan dari ibu korban inisial RB (32), perihal dugaan kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Dikatakan Denhar, dugaan persetubuhan itu baru diketahui Kamis (29/03) sekitar pukul 17.00 wib, bermula dari ibu korban curiga karena anaknya telambat datang bulan.

Lalu setelah korban pulang dari sekolahnya, Ibu korban membawa Mawar ke rumah bidan (petugas kesehatan desa) yang ada di desanya.

Mendengar cerita ibu korban bahwa Mawar sudah terlambat datang bulan, oleh bidan Tri, korban disuruh membuang air kecil lalu urinenya di tes menggunakan tes pek (alat untuk mengetahui kehamilan).

Setelah di tes, ternyata korban sedang berbadan dua alias hamil.Parahnya lagi kehamilan Mawar sudah berjalan Lima bulan.

Ibu korban yang kaget melihat anaknya yang masih dibawah umur itu hamil, langsung menanyakan kepada korban siapa yang telah menjadi pelakunya.

Dengan polos Mawar memceritakan kepada ibunya bahwa pelakunya adalah RD yang merupakan paman korban sendiri.

Tidak terima atas kejadian menimpa anaknya itu, ibu korban langsung melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya ke Polsek Rawas Ilir agar pelaku diproses sesuai hukum berlaku.

Dikatakan Denhar, setelah pihaknya mendapatkan informasi keberadaan pelaku sedang piket di Pos jaga PT PP Lonsum, dirinya langsung memerintahkan Kanit Reskrim, Kanit Intelkam dan anggota piket melakukan penangkapan terhadap pelaku.

” Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan, dan langsung dibawa ke Polsek Rawas Ilir untuk diproses sesuai hukum berlaku,” katanya.

Dijelaskan Denhar, pelaku diduga melanggar sesuai rumusan Pasal 81 ayat 1 UU darurat RI Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU No 23 Tahunb2002 tentang perlindungan anak.(IK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb