Tagih Janji PT. GSSL, DO Malah Ancam Operator Alat Berat Gunakan Sajam

MUSI RAWAS – Ada-ada saja dilakukan warga Desa Simpang Gegas Temuan, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), Kabupaten Musi Rawas, inisial DO (29).

Hanya untuk menagih janji PT.GSSL yang akan mempekerjakannya di perusahaan itu, pria berprofesi sebagai petani ini nekat mengancam Khuirun Nuha (21) ,operator alat berat perusahaan PT.GSSL menggunakan senjata tajam, Senin (26/03) sekitar pukul 11.40 Wib.

Kronologis dugaan pengancaman dilakukan DO, bermula korban yang saat itu sedang mengoperasikan alat berat milik perusahaan di
kebun sawit PT.GSSL Muara Kati Estate Blok E.20 A Desa Muara Kati Baru I Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musi Rawas.

Lalu datanglah DO alias Gatot membawa parang panjang dan menanyakan kepada korban dimana pengawasnya, sembari mengancam agar korban menghentikan pekerjaan sebelum pihak PT.GSSL menjelaskan janji untuk mempekerjakan pelaku di PT.GSSL.

Pelaku juga menyuruh korban turun dari alat berat yang sedang bekerja membersihkan lahan sawit PT.GSSL.

Karena terancam, korban menuruti ancaman pelaku dan menghubungi pengawas perihal kejadian dialaminya.

Atas kejadian itu, korban merasa terancam dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Beliti untuk diproses sesuai hukum berlaku.

Mendapati laporan itu, anggota Polsek Muara Beliti langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku yang diduga melanggar pasal 335 KUHP/UU Drt 12 th.1951.

Selain berhasil mengamankan pelaku, anggota juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang panjang dan sebilah sajam jenis pisau.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Beliti AKP Trisopa Wijaya membenarkan pihaknya mengamankan pelaku DO karena diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam.(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb