5182 Rumah di Musi Rawas Tahun Ini Bakal Tersambung Jargas

JAKARTA – Sebanyak 5.182 rumah tangga di Kabupaten Musi Rawas akan tersambung Jaringan Gas pada tahun 2018. Kepastian ini setelah Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM RI, Ego Syahrial bersama Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga yang dilaksanakan di Auditorium Ditjen Migas, Jakarta, Jum’at (23/03/2018).

Penandatangan MoU ini merupakan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mendukung penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas bumi untuk rumah tangga serta menjamin ketahanan energi nasional dan mempercepat terlaksananya disertifikasi energi melalui pemanfaatan sumber energi dalam negeri.

Dirjen Migas, Ego Syahrial pada kesempatan itu mengatakan kegiatan pembangunan jargas merupakan bagian dalam RPJMN Tahun 2015-2019 karena dapat memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien. Bahkan, pemanfaatan jargas saat ini mendapat perhatian utama dari Presiden sebagai menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional sebagaimana dimaksud dalam Perpres No. 58 Tahun 2017

Diungkapkan Dirjen, pihaknya telah melaksanakan pembangunan jargas sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2017 dengan jumlah sambungan sebesar 228.515 Sambungan Rumah (SR) di 15 Provinsi meliputi 32 Kabupaten/Kota. Sementara untuk tahun 2018 ini total sambungan rumah (SR) yang akan terpasang sebanyak 78.315 SR. diharapkan pada akhir tahun 2018 ini setidaknya ada 300 ribu rumah yang telah menerima manfaat dari program ini.

Untuk tahun 2018 ini, Selain Kabupaten Musi Rawas, Kementerian ESDM akan melaksanakan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di 15 daerah lainnya diantaranya Kota Lhokseumawe, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Prabumulih, Kota Palembang, Kabupaten Serang, Kabupaten Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Sidoarjo, Kota pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Bontang, Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kota Tarakan bersama dengan PT. Pertamina (Persero) dan PT. PGN (Persero) Tbk.

Untuk menyukseskan program ini, Dirjen mengharapkan dukungan para Bupati dan Walikota peneriman manfaat program agar mendukung pelaksanaan kegiatan ini sehingga kemandirian dan kedaulatan di bidang energi dapat tercapai dan masyarakat juga akan merasakan energi yang berkeadilan dengan terpenuhinya kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan bahwa dengan adanya Nota Kesepahamanini berarti Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah khususnya di 16 (enam belas) wilayah kabupaten/kota berkomitmen untuk bersinergi mendukung pelaksanaan program strategis nasional berupa penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas bumi untuk rumah tangga.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan usai menandatangani MoU mengucapkan terimah kasih kepada Kementerian ESDM atas ditetapkannya Musi Rawas menjadi salah satu penerima program Jargas untuk pertama kalinya. Dirinya berkeyakinan program ini tentu akan berdampak kepada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ditetapkannya musi rawas menjadi target pembangunan jargas rumah tangga berkat kerja sempurna, sabar dan iklas dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan dukungan serta doa dari seluruh Rakyat Musi Rawas.

Kedepan, kata Bupati, pihaknya tetap berharap kepada Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas agar tetap menjadikan Kabupaten Musi Rawas menjadi target Program ini sampai seluruh rumah tangga di daerah ini dapat tersambung jargas. Harapan ini bukan tidak beralasan karena Musi Rawas merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi Gas Bumi yang sangat besar, sehingga diyakinin program ini akan berhasil dengan baik.

Sementara itu Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, Yudi Fachriansyah mengungkapkan Penentuan jumlah rumah tangga yang akan dipasang Jargas pada tahun 2018 ini berdasarkan hasil survey tim konsultan diperuntukan di dua kecamatan yaitu Kecamatan Tuah Negeri yang terdiri dari 3 desa diantaranya Desa Jaya Tunggal (400 SR), Darma Sakti (371 SR), dan Jaya Bakti(455 SR). Untuk Kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Sukakarya yang terbagi atas 8 desa diantaranya Desa Ciptodadi (962 SR), Ciptodadi II (477 SR), Sukarena (525 SR), Rantau Ali (249 SR), Bangun Rejo (779 SR), Sukowarno (448 SR), Sugiwaras (538 SR),Yudha Karya Bakti (251 SR). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb