BPK belum jawab klarifikasi dugaan Korupsi di Dinas PU Pengairan Sumsel

PALEMBANG, Jurnalindependen.com – Hingga kini permintaan klarifikasi melalui surat ke pihak Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) belum ada jawaban.

Surat klarifikasi dari Perkumpulan Pemantau Dana Negara (PDN) RI tersebut meminta penjelasan dan keterangan terhadap dugaan adanya penyimpangan anggaran (Korupsi) pada proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Provinsi Sumsel yang berada di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Dan dari keterangan Dinas bersangkutan proyek tersebut sudah diperiksa BPK.

Ketika ditanya langsung, staf Humas BPK Ismi-vita mengatakan bahwa mereka belum mengetahui posisi surat tersebut saat ini.

“Belum diketahui posisi surat tersebut saat ini, apakah sudah sampai ke Kepala BPK atau belum,” katanya, Rabu (27/04/2016).

Untuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), lanjut Ismi, tiap tahun baru akan dikeluarkan setiap pertengahan tahun atau bulan Juni.

Diketahui bahwa, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Provinsi Sumsel menganggarkan dana untuk bangunan/rehab saluran irigasi primer DAM Bharata di Desa Sukakarya, Kec. STL Ulu Terawas, dan proyek bangunan saluran irigasi skunder di Desa U2 Pagarsari, Kec. Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas.

Diduga proyek tersebut tersandung kasus penyimpangan anggaran, terbukti hasil pekerjaan kondisinya kini patah dan ambruk.

Selain itu proyek bangunan/rehab saluran irigasi primer DAM Bharata di lokasi tersebut ada dugaan  milik Kepala Dinas PU Pengairan Provinsi Sumsel yang notabone proyek ini dikerjakan oleh CV milik anaknya sendiri.

Beberapa waktu lalu, Pipin, Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Dinas PU Pengairan Provinsi Sumsel ketika dihubungi via ponselnya, mengatakan proyek saluran irigasi primer DAM Bharata di Desa Sukakarya, Kec. STL Ulu Terawas dan proyek bangunan saluran irigasi skunder di Desa U2 Pagarsari, Kec. Purwodadi, Kab. Musirawas  sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI). (az)

Berita Terkait :

Proyek Bangunan Irigasi DAM Bharata Berbau Aroma Korupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb