Empat Kesimpulan Hasil Autopsi Jenazah Siyono di Publikasi

JAKARTA, Jurnaindependen.com – Guna publikasi hasil autopsi yang dilakukan Tim Dokter Forensik Muhammadiyah terhadap terduga teroris Siyono, sebanyak 14 orang masyarakat sipil menggelar konferesnsi pers  di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (11/04/2016), pukul 10.00 WIB.

Ketua PP Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak sebagaimana dalam press release-nya menyampaikan bahwa hasil kesimpulan outopsi dalam konferensi pers di Kantor KOMNAS HAM Jakarta Pusat tersebut : Pertama. Otopsi yang dilakukan Tim Dokter forensik yang diminta oleh PP Muhammadiyah adalah otopsi yang Pertama dan belum pernah diadakan otopsi.

Kedua. Pendarahan hebat dengan dibuktikan bagian otak tidak berwarna merah tetapi putih tidak ditemukan, menanda Bahwa pendarahan hebat tidak terjadi dibagian otak meskipun Ada luka dibagian otak Namun Tim forensik menyatakan bukan itu penyebab kematian,Seperti sebelumnya disampaikan pihak kepolisian.

Ketiga. Kesimpulan yang diambil Dokter Tim forensik adalah penyebab kematian adalah patah Tulang diberbagai bagian tubuh terutama bagian dada, Tulang rusuk dll, yang menyebabkan pendarahan hebat dijantung.

Keempat. Tidak ditemukan luka atau memar di tangan atau bagian tertentu yang menunjukkan Ada perlawanan dari Siyono.

Selain Keempat point diatas Sebagai kesimpulan Hasil autopsi dalam Konprensi pers tersebut, juga dipublikasikan Jumlah uang yang Diberikan pihak Densus 88 kepada Bu Suratmi yang belum pernah dibuka sama sekali, setelah dibuka didepan wartawan ternyata uang tersebut Berjamaah Rp. 100 juta dengan Pecahan 100 ribu.

Dalam konferensi pers tersebut hadir, Busyro Muqqodas (Ketua PP Muhammadiyah), Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah), Hafidz Abbas (Komnas HAM), Bahrain (YLBHI), Ray Rangkuti (LIMA), Haris Azhar (KontraS), Miko Ginting (PSHK), Choky Ramadhan MAPPI UI), Arif Maulana (LBH Jakarta), Hari Kurniawan (LBH Disabilitas), Donal Fariz (ICW), Andi Muttaqien (Elsam) dan Asep Komarudin (LBH Pers) serta Muhammad Daud (Yayasan Satu Keadilan).

Konferensi pers tersebut sebagai upaya untuk mencari keadilan oleh Suratmi istri Almarhum Siyono yang meninggal setelah penangkapan oleh Densus 88 di Klaten beberapa waktu lalu.(fs) Contact Person; Fuji Abdurrahman (+62 812 91266741) live tweet @pppemudamuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb