Proyek Pengadaan Ikan BBIS Air Satan Dipertanyakan

MUSI RAWAS — Ikan di kolam Balai Benih Ikan Sentral (BBIS) Air Satan, Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan sudah dua tahun ini ikannya kosong. Proyek pengadaan pakan ikan tahun 2015 di BBIS Air Satan dipertanyakan.

Menurut sumber yang tidak mau namanya disebutkan, saat ditanya belum lama ini, mengatakan, anggaran dari sejumlah proyek Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan, bertempat di BBIS Air Satan, Kec. Muara Beliti, Kab. Musirawas, tahun 2015 mencapai miliaran rupiah.

Proyek tersebut meliputi, proyek pengadaan pakan ikan,  rehab kolam ikan, bangunan rumah jaga dan tempat parkir serta  pemasangan jaringan listrik. Sejumlah proyek tersebut ditenggarai bermasalah.

Kemudian, suasana di BBIS Air Satan dua tahun tersebut sepi tanpa ada aktivitas dalam pemeliharaan ikan, dimana kepala BBIS Air Satan dan pegawai sering tidak ada di BBIS Air Satan. Mereka sering ada di Palembang, yang ada disana cuma petugas jaga kantor.

“Dari sejumlah proyek tersebut, timbul kecurigaan  dan pertanyaan kami yakni proyek pengadaan pakan ikan. Dimana  ikan di kolam di BBIS Air Satan dari tahun 2014 sampai 2015 di kolam tersebut ikannya kosong, “ ujarnya.

Dikatakan, untuk proyek rehab kolam ikan, kondisinya sudah mengalami retak, tebal dan lebar galangan kolam tingginya tidak sama. Begitu juga dengan proyek pembangunan rumah jaga sebanyak 2 unit, kini kondisi dindingnya sudah mengalami retak, Soal kedalaman pondasi dan besi yang digunakan diduga tidak sesuai yang ditentukan sebagaimana mestinya serta pemasangan jaringan listrik ada dugaan mark up.

“Baru-baru ini, saya dapat kabar bahwa sudah ada dari oknum lembaga yang sudah konfirmasi terkait sejumlah proyek tersebut di BBIS Air Satan. Menurut isu informasinya oknum lembaga itu sudah dibungkam oleh pihak BBIS Air Satan agar permasalahan proyek yang ada di BBIS Air Satan tidak mencuat, “ jelasnya.

Dari keterangan yang didapat dari sumber, timbul kecurigaan kuat dikalangan wartawan, Awak  awak media ketika menyambangi kantor BBIS Air Satan untuk konfirmasi guna melakukan cek and balance terkait informasi yang diterima soal proyek tersebut yang diduga penuh kejanggalan.

Namun, disana  awak media tidak berhasil bertemu. Kepala BBIS Air Satan dan salah satu pengawai disana, bahkan suasana di dalam BBIS Air Satan terlihat sepi dan tidak ada satu orang pegawai yang melakukan aktivitas. Para awak media disana hanya bertemu dengan seorang petugas penjaga kantor.

“Maaf pak mau cari siapa disini, kalau mau cari kepala BBIS Air Satan dan pegawainya tidak ada, silahkan bapak temui saja di Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan, di Palembang, karena mereka jarang ada disini,“ ujarnya.

Kemudian, sesuai dengan UU Pers, yakni pers harus bertanggung jawab, agar pemberitaan tidak berat sepihak, maka awak media pun konfirmasi tertulis  ke Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan, di Palembang.

Tapi konfirmasi tertulis tersebut sampai berita ini naik,  sejumlah awak media belum menerima tanggapan dari pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan, di Palembang.

Sumber : Patroli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb