Diduga Ada Penggelembungan Harga Pengadaan Sapi Disnakan Mura

MUSI RAWAS — Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Musirawas  Pada 2015  Lalu menganggarkan  dana sebesar Rp 1,2 Miliar lebih  untuk pengadaan  30 ekor sapi perah dan juga menganggarkan perlengkapan sapi perah dengan  dana Rp 2,29  Juta lebih  untuk diserahkan  kepada  masyarakat.

“30 ekor sapi perah tersebut 10 Ekor sapi perah siap  bunting  dan 20 ekor sapi perah Dara,” ujar Drh, M. Nasir, M.si  Ka bid Peternakan  (Disnakan)  Musi Rawas  juga selaku Pejabat Pelaksana Teknis kegiatan (PPTK) ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

30 ekor sapi tersebut diakui Nasir, untuk  sapi perah siap bunting dibeli dengan harga satu ekor Rp 31 Juta sedangkan untuk sapi perah dara satu ekornya Rp 25 Juta.

Harga tersebut termasuk biaya transportasi dan juga biaya perawatan selama dalam perjalanan dari tempat asal sapi yakni kabupaten Pasuruan propinsi Jawa timur.

“Dana pembelian sapi perah yang dianggarkan  tidak sampai Rp 1,2 Miliar namun hanya Rp 950 jutaan,” ujar Nasir. 

Sementara  itu dari data yang dihimpun total dana pembelian sapi perah jika di hitung hanya Rp 810 juta, rinciannya 10 ekor sapi siap bunting dikalikan  Rp 31 Juta  berjumlah Rp  310 Juta dan 20 ekor sapi dara dikalikan Rp 25 Juta berjumlah Rp 500 Juta.

Jelas ini terihat ada sisa pembelian harga 100 juta lebih dari harga yang di sebutkan M Nasir yakni  Rp 950 Juta lebih dan ada selisih dana Rp 400 juta lebih jika berdasarkan Pagu anggaran Rp 1,2 Miliar.

Selain itu,berdasarkan Informasi  pedagang sapi perah di Pasuruan  Jatim saat di hubungi Via Hp mengatakan untuk harga bibit sapi perah PH terdiri dari berbagai jenis sapi diantaranya, Pendet lepas sapi dengan tinggi 85 cm harga berkisar  lima sampai enam Juta rupiah. 

Sedangkan untuk  sapi dara siap kawin dengan tinggi 120 cm dijual dengan harga bekisar 10 jutaan,sedangkan dara bunting tiga sampai lima bulan dihargai lima belas jutaan rupiah.

Berdasarkan  berita acara serah terima barang, sapi perah tersebut diserahkan  kepada Kelompok  Tani  Panca Mulya pada tanggal  14-9-2015 yang diterima langsung ketua kelompok tani yakni saudara Utoyo yang diketahui Kepala desa G1 Mataram serta kepala Disnakan Musirawas Ir Bambang Hariadi MH.

Salah seorang anggota kelompok tani, Warno mengungkapkan setiap anggota kelompok mendapat 3 ekor sapi perah dan peralatannya yakni dua buah ember dan tempat penapung susu (Milkcen). 

“ Tidak ada barang  barang lain yang di terima hannya itu sembari mengatakan saat sapi tiba dan diterima kurus kurus,” Ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Istri Utoyo ketua kelompok  mengatakan setiap anggota kelompok yang  berjumlah sepuluh orang   menerima pembagian yang sama yakni tiga ekor sapi, ember steenlis dan Juga Milkcen  tidak ada perbedaan.

Sementara itu, berdasarkan berita acara serah terima barang dari PPTK yang di terima ketua kelompok  tani sapi perah Panca Mulya untuk perlengkapan dan peralatan sapi perah yakni, Freezer10 Unit, Mesin Air Steam 10 Unit, Milk cen 10 Unit,ember stenliss 20 Unit.

Kemudian,Angkong,Sekop, Cangkul dan Arit masing masing barang berjumlah 10 Unit juga Sikat sebanyak 20 Unit.      

Dari data yang dihimpun  juga terdapat harga yang cukup tinggi   dalam pengadaan peralatan perlengkapan sapi perah yang mencapai 2.29 juta. 

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan Kabupaten Musirawas, Ir Bambang Hariadi MH mengatakan dirinya akan mengkroscek permasalahan  sapi perah tersebut.

“Saya tidak mengetahui  jumlah  anggarannya, jika  dikemudian hari memang  terdapat permasalahan, saya akan meminta bantuan keluarga yang ada di Kejaksaan Agung,” ujar Bambang.

Sembari menambahkan banyak  keluarganya yang bekerja sebagai aparat hukum   baik di kejaksaan maupun instansi hukum lainnya.

Sumber : Lubuklinggau News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb