Gema Sang Pilar Berikan Kepastian Hukum Batas Desa

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Adanya gerakan bersama pemasangan pilar batas desa (Gema Sang Pilar) di Kabupaten Musi Rawas (Mura) merupakan upaya percepatan¬†terhadap kepastian hukum batas desa.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Mura, H Dian Chandera, Jum’at (18/03/2016) mengatakan bahwa pihaknya memberikan arahan untuk pedoman dalam pelaksanaan pada program Gema Sang Pilar.

“Kita menyingkronkan beberapa pihak terkait dalam masalah ini serta mengarahkan atau memberi pedoman tentang pelaksanaan pembangunan pilar batas desa,” katanya.

Sementara, Kabid Pengentasan Kemiskinan BPMPD, Junianto Ramli mengatakan dalam pelaksanaan pembangunan pilar batas desa, mestinya Kepala Desa (Kades) mengeluarkan Peraturan Desa (Perdes). Namun demikian diupayakan secara perlahan karena keterbatasan termasuk waktu dan SDM.

“Sebenarnya itu perlu Perdes tapi perlahan karena keterbatasan desa. Anggaran untuk pembangunan pilar itu dapat diambil dari Alokasi Dana Desa (ADD) dengan besaran Rp 10 juta perdesa. Tidak bisa lebih besar dari anggaran tersebut, karena anggaran desa untuk yang lainnya termasuk infrastruktur.

Diharapkan anggaran untuk pembangunan pilar batas desa tidak mengganggu item kegiatan lain di desa. Item kegiatan lain tidak perlu dihilangkan karena ada anggaran untuk pilar batas desa, tetapi cukup dikurangi saja,” kata Junianto Ramli. (fs)¬†

Berita Terkait :

Bila Andalkan APBD, Perlu 186 Tahun Bangun Pilar Desa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb