Tingkatkan Ketahanan Sosial, BNK Mura Gandeng Pemdes

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini sudah menjadi persoalan global yang melanda semua wilayah maupun negara di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri penyalahgunaan narkoba ini telah mencapai tahapan yang sangat mengkhawatirkan.

Narkoba tak lagi memandang usia, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga orang tua sekalipun tak luput dari jeratan penyalahgunaan narkoba ini.

Demikian juga didaerah-daerah termasuk di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Menanggapi masalah ini Kepala Badan Norkotika Kabupaten (BNK) Musi Rawas melalui Sekretarisnya, Hendra Amoer menyampaikan kepada wartawan, Selasa (08/03/2016) bahwa perlu membangkitkan rasa tanggung jawab dari berbagai pemangku kepentingan.

“Perlu membangkitkan rasa tanggung jawab untuk mengatasi masalah narkoba ini, kita semua mesti peduli untuk menyelamatkan masyarakat kita dari jeratan penyalahgunaan Narkoba.

Untuk itu BNK Musi Rawas menggandeng Pemerintah Desa yang ada di Kabupaten Musi Rawas melalui BPMPD agar melalui Dana Desa (DD) ada alokasi untuk program Ketahanan Sosial.

Selama ini Ketahanan Sosial kita lemah, karena memang masih kurang ditekankan dan diperhatikan padahal ini tolak ukur sosial di daerah kita.

Dengan adanya Dana Desa (DD) dan alokasi untuk itu memang ada, maka dapat dimanfaatkan untuk membina dan memberikan kesadaran agar jangan masyarakat kita masuk dalam jeratan penyalah gunaan Narkoba,” papar Hendra Amoer.

Dengan adanya alokasi dana untuk ketahanan sosial, lanjut Hendra Amoer itu merupakan suatu bukti dan pesan moril bahwa pemerintah desa (Pemdes) atau Kades sudah ada komitmen untuk bertanggung jawab memberi kesadaran dan pencegahan penyalahgunaan Narkoba.

“Masyarakat sendiri akan melihat bahwa kades sudah ada komitmen untuk pencegahan penyalahgunaan Narkoba, hal tersebut berpengaruh kepada masyarakat setidaknya dapat mengikuti juga komitmen tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa selain menggandeng Pemdes, BNK Mura memperluas sayap kerjasama dengan KNPI, Karang Taruna dan GP Anshor, sedangkan agenda sosialisasi kesekolah tetap dilanjutkan.

“Berkenaan dengan adanya pergantian Kepala BNK yang jabatannya melekat pada Wakil Bupati, maka kami masih menunggu petunjuk selanjutnya,” jelas Hendra Amoer.

Mengenai usulan perubahan ke Badan Narkotika Nasional, Hendra menyampaikan bahwa saat ini sudah dalam proses di MenPAN & RB tinggal menunggu saja. Mengenai hibah lokasi tanah dan Sarana Prasarana sudah mencukupi, sedangkan aparatur-nya perlu penambahan lagi. (fs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb