MK Tolak Gugatan PHP Pilkada 35 Daerah

JAKARTA — Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh perkara perselisihan hasil pemilihan (PHP) Pilkada dalam sidang putusan dismisaal hari pertama MK.

“Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata Ketua MK Arief Hidayat dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Senin (18/1).

Sebanyak 35 perkara yang ditolak kebanyakan dinilai karena melampaui tenggat waktu 3×24 jam dari penetapan rekapitulasi hasil KPU. Sesuai pasal 157 ayat 5 Undang-undang 8 Tahun 2015 disebutkan batas waktu yakni 3×24 jam pascapenetapan rekapitulasi hasil suara oleh KPU masing-masing daerah.

“Mempertimbangkan esepsi termohon (KPU) dan pihak terkait mengenai tenggat waktu beralasan menurut hukum, sehingga legal standing pemohon tidak ada dan tidak dipertimbangkan,” kata Hakim MK lainnya Manahan Sitompul.

Adalah Kabupaten Tasikmalaya yang ditolak karena pemohon dinilai tidak memiliki kedudukan hukum.

Awalnya, ada 40 perkara yang akan disidang. Namun, lima perkara ditarik permohonnannya, yakni Bulukumba, Kota baru, Toba Samosir, Pesisir Barat, dan Boven Digoel.

Berikut 35 daerah yang ditolak:

PHP Kabupaten Dompu
PHP Kabupaten Nabire
PHP Kabupaten Asmat
PHP Kota Tidore Kepulauan
PHP Kabupaten Yahukimo
PHP Kabupaten Sekadau
PHP Kabupaten Boven Digoel
PHP Kabupaten Yalimo
PHP Kabupaten Gresik
PHP Kabupaten Tanah Datar
PHP Kabupaten Pasaman
PHP Kota Tomohon
PHP Kabupaten Solok
PHP Kabupaten Melawi
PHP Kabupaten Kepulauan Selayar
PHP Kabupaten Gowa
PHP Kabupaten Hulu Sungai Tengah
PHP Kabupaten Humbang Hasundutan
PHP Kabupaten Siak
PHP Kabupaten Pemalang
PHP Kabupaten Bone Bolango
PHP Kabupaten Pohuwato
PHP Kabupaten Tapanuli Selatan
PHP Kabupaten Kaimana
PHP Kabupaten Poso
PHP Kabupaten Manokwari
PHP Kabupaten Buru Selatan
PHP Kabupaten Kutai Barat
PHP Kabupaten Mamuju Utara
PHP Kabupaten Bengkulu Selatan
PHP Kabupaten Banggai Laut
PHP Kabupaten Kepulauan Aru
PHP Kabupaten Sumba Timur
PHP Kabupaten Tasikmalaya
PHP Kabupaten Maluku Barat Daya

(rol)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb