Soal Tupoksi PMD Untuk Kades, Dian Chandera : Terlalu Panjang, ‘Debat Kusir’

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Soal Tugas Pokok dan Fungsi PMD, terlalu panjang kalau dijelaskan, ‘Debat Kusir’, ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Musi Rawas, Dian Chandera kepada Jurnalindependen.com  Senin (11/01/2016) dikantornya.

Dian Chandera merasa jengah karena disampaikan adanya dugaan Kades yang membuat IMB, menurut Dian Chandera tidak ada atau tidak mungkin, kalau rekomendasi mungkin. “Jelas laporan itu salah kalau kesini, seharusnya ke Perizinan. Inilah banyak yang salah pemahaman, kepada wartawan maupun LSM tidak semua yang menyangkut Kades kesini. 

Contoh, Kades yang bersangkutan dengan Program Keluarga Harapan (PKH) itu ke Dinas Sosial, Kades yang bersangkutan dengan IMB itu ke Perizinan, jelas salah kalau lapor kesini,” kata Dian Chandera dengan nada suara meninggi.

Dian Chandera juga menolak kalau disebut BPMPD sebagai pembina Desa.

Ketika ditanya, Jadi apa yang menjadi Tupoksi BPMPD?

Dian Chandera menjawab, “Terlalu panjang untuk dijelaskan, ‘Debat Kusir'”.

“BPMPD bukan pembina Desa, tapi seluruh SKPD merupakan pembina Desa, hanya lintas SKPD-nya kembali ke BPMPD. Disini kan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa artinya yang diberdayakan bukan hanya Kades tapi seluruh masyarakat.

Selain itu urusan Kades yang menjadi tanggung jawab kami adalah masa jabatan, pilkades dan administrasi pemerintahan,” ungkapnya. (fs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb