Mengenai IMB Penangkar Walet, Dishut Sarankan Buat Pernyataan Dalam Proses

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Terkait masalah pengembalian berkas 18 penangkar walet yang mengajukan permohonan izin pengelolaan, Kepala Dinas Kehutanan (KaDishut) Kabupaten Musi Rawas (Mura) melalui Kabid Invetarisir dan Tata Guna Hutan (Intag), Risman Sudarisman menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memproses sebelum syaratnya dipenuhi.

“Kami sudah naikan nota dinas, namun Kadishut belum berani karena syarat belum lengkap. Berkas dikembalikan maksudnya untuk dilengkapi, bila memang tidak bisa melengkapi dengan alasan dalam proses seperti IMB, HO dan Siupp, penangkar dapat membuat pernyataan,” kata Risman saat dikonfirmasi dikantornya, siang tadi (Selasa, 05/01/2016).

Mengenai syarat dalam Perda Walet yang hanya mencantumkan Foto dokumentasi bangunan apabila dalam habitat buatan; dan Izin lingkungan. Risman menyampaikan walau bagaimanapun IMB, HO dan Siupp mesti sudah siap karena akan diajukan ke Bupati.

“Seperti izin lingkungan, dalam pengajuan berkas belum ada, silahkan ke Badan Lingkungan Hidup agar dapat dibuatkan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL) karena sifatnya kecil tidak perlu Amdal maupun UKL/UPL,” kata Risman.

Dari segi aturan Risman mengakui bahwa Perda Walet memang belum mengatur secara spesifik sedangkan aturan turunannya berupa Peraturan Bupati juga belum ada. Kedepan bisa saja penanganannya ke Peternakan atau pindah ke perizinan mengingat Dishut akan cabut dari SKPD Kabupaten. Untuk itu perlu dibahas dari berbagai instansi terkait. 

“Memang aturan turunannya belum ada, Perda tersebut kurang spesifik, itulah sebabnya kami belum berani menaikkan berkas tersebut sebelum syarat lengkap,” ungkap Risman. (fs)

Berita Terkait :

Efendi : Masalah Walet Sederhana, Perlu Koordinasi Lintas SKPD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: As Salamu \'alaikum Wr. Wb